|
[ Tetap Yang Dulu ]
masih dengan wajah itu ...
... yang tak asing lagi bagiku
... yang dulu pernah menghantuiku
... kini kutemui kembali
dalam gelap bayang-bayang
Lari dan terus berlari
'tuk lepaskan rasa ini
... ingin rasanya melenyapkanmu
dari muka bumi ini ( but i can't )
kuhapus namamu dari dinding hati
dan masih berharap seperti yang dulu...
ku alirkan perasaanku lewat darah dan keringatku
namun masih saja seperti yang dulu...
jiwamu pun lebur bersama debu-debu waktu
hinggap dalam setiap rongga hati yang tersisa
... bayangmu memenuhi isi kepala
... coba hindari suasana sepi malam
... namun rasa itu tetap saja menghantuiku
tetap saja seperti yang dulu...
Jakarta, 12 agustus 2004
Catatan Seorang Pendiam
[ bha ]
|