seperti katamu,
kita tak bisa cipta cinta
kecuali mengolah
karena cinta itu anugerah
seperti katamu,
cinta bukan nafsu
nafsu bukan cinta
tetapi dirancububarkan
seperti katamu,
nafsu itu sepucuk sumbu
menyerap minyak egoisme
siap menggelorakan birahi
seperti katamu,
api neraka memiliki lidah
menjulur ngawur, menjilat liar
di selasela sumbusumbu nafsu
seperti katamu,
sumbu yang keliru akan mudah
disambar api neraka
terbakar raga, berangus batin
seperti katamu,
dari setepis api sulutkan berahi
meluluh lantakkan budinurani
hingga berhenti buyarkan arti
seperti katamu,
semua sesakkan dada sesali diri
reda gemuruh riuhnya
mengebiri riang matahari
seperti katamu: hatihati main api!
babarsari yogya, 9 juli 2003
agustinus wahyono

