Free Web Site - Free Web Space and Site Hosting - Web Hosting - Internet Store and Ecommerce Solution Provider - High Speed Internet
Search the Web

BHAPAUISM.5U.COM

 

::..  Engkau dan Rindu  ..::

Hingga matahari masih melayang di angkasa seperti kemarin aku melihatmu duduk dekat jendela sembari menatap perahu-perahu hilir-mudik mempermainkan lapangan biru nun sampai batas cakrawala. Angin mempermainkan anak-anak rambutmu. Tatapanmu tak bergeming. Bibirmu beku. Hanya pikiranmu yang telah berlabuh pada perahu di sana, meski perasaanmu terjerat jarak terbentang samudera. Dan, aku menemukan remah-remah rindumu yang berserakan di sekitar pelupuk matamu.

Rindu. Rindu adalah perasaan purba manusia yang tetap indah dalam keheningan dan kesepian kita. Rindu yang entah pada apa, pada siapa. Seperti rindumu pada kantata katak di telaga pematang sawah. Seperti rindumu pada kerumunan bangau membagi wilayah dan jarahan. Seperti rindumu pada pemandian terbuka yang selalu ramai manakala matahari mulai keletihan. Seperti rindumu pada belaian nenek ketika purnama hinggap di atap rumah. Seperti ribuan rindu yang pernah engkau kisahkan padaku.

Rindu dan perahu. Rindu dan negeri saujana. Rindu dan sanak saudara. Rindu. Oh rindu. Engkau membiarkan rindu silih berganti menari di langit, samudera, mercu suar, layar-layar kapal, kepak-kepak camar, bingkai jendela. Rindu begitu bersemangat menggodai jiwamu, merayu ragamu. Sepoi-sepoi ia mengipasimu. Sayup-sayup ia membisikimu. Jiwamu yang lelah berangsur segar. Ragamu yang layu beranjak tegak. Aku tertegun. Ada apa ini? .

Terlambat! Engkau sudah terbang dari liang jendela yang terletak di lantai tujuh ini. Tinggal aku sendiri, senyap, menanti saat-saat engkau kembali dengan membawa kelimpahan kulit rindu yang buahnya telah engkau habiskan bersama mereka-mereka yang menyulam benang-benang matahari menjadi sayap-sayap kasih sayangmu.
 


bumiimaji, 19 desember 2003
agustinus wahyono
 

 

BHAPAUISM.5U.COM